Langsung ke konten utama

Antara Cinta & Sahabat Sejati Part 1

Salam Bloger,
Hallo semuanya, selamat datang di blog sederhana saya yang berisi soal NOVEL TULISAN SENDIRI 100% TANPA COPAS/JIPLAK/MENIRU KARYA ORANG LAIN ATAU APALAH YANG BERSIFAT MELANGGAR HAK CIPTA dll. Tapi mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan atau terhadap nama yang sama.



Oke tanpa basa-basi langsung simak and stay trus novelnya.





ACSS Part 1



Hai, perkenalkan nama saya Rama, kelahiran Bandung (1988) dan besar di Bandung, saya mempunyai tinggi badan ±157cm, berat ±64kg dan kulit tidak putih juga tidak hitam alias standar di jaman pertama masuk SMA. Waktu dulu saya mempunyai dua sahabat yang bernama Anton dan Dagus (sebut saja Agus), kami bersahabat sudah lama, apalagi agus yang sudah dari kecil menjadi teman sepermainan sedangkan dengan anton waktu kami masuk kelas 4 SD, dia pindahan dari Jakarta. Kita selalu bersama saat senang maupun susah.

Awal cerita ini di mulai ketika kita baru lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 2003, hari itu kami sedang nongkrong bersama di halaman rumah Anton yang cukup luas karna dia mempunyai kehidupan yang berkecukupan atau bisa di bilang anak orang kaya, berbeda dengan saya dan Agus yang hidup pas-pasan tapi itu bukan suatu masalah bagi persahabatan kami. Saat itu kita membahas tentang kelanjutan sekolah.

Agus: "Ram, lu lanjut gak masuk SMA?"

Rama: "Gak tau gus, pengennya sih lanjut."

Agus: "Wah sayang loh kalau lu gak lanjut, secara lu kan pinter dan berprestasi di skolah."

Anton: "Bener Ram, sayang banget kalau lu gak lanjutin."

Agus: "Ia Ram, sayang banget. Kalau gw sih mau masuk ke SMA ******, di situ biaya nya gak terlalu mahal, kalau lu mau kita daftar bareng, siapa tau kita satu ruangan.!"

Rama: "Entahlah, entar gw tanya ma ortu gw. Kalau lu Ton pastinya lu lanjutkan?, secara lu ortu lu kaya!"

Anton: "Rencana gw sih mau bareng kalian, satu SMA gtu.

Agus: "Wih.... Itu baru namanya sahabat kita, walau lu bisa masuk SMA paling bagus sekalipun lu tetep pilih satu SMA sama kita."

Rama: "Emang Ortu lu bakal ngijinin Ton?"

Anton: "Masalah itu gw udah bahas sama ortu gw, mereka bilang terserah gw."

Agus: "Ok lah kalau begitu." (sambil pasang wajah kocak).

Kitapun ngobrol sana sini sambil bercanda.

Selepas dari itu, saya dan Agus pulang ke rumah masing-masing, sesampainya di rumah saya membahas soal ingin melanjutkan sekolah yang Agus maksud bersama kedua orang tua saya dan Alhamdulillah merekapun tidak keberatan dan mendukung saya, mungkin karna prestasi yang saya dapatkan walaupun sedikit berat hati karna masih harus merepotkan orang tua, namun keinginan untuk masuk SMA saya sangatlah tinggi. Dan pada akhirnya saya Agus dan Anton mendaftar bersama ke salah satu SMA di Bandung dan berharap bisa bisa satu ruangan.

hari telah berganti, ketika itu kita mulai melakukan kegiatan sekolah atau biasa di sebut MOS, dan sperti biasa penjajahan, penindasan dll oleh senior, apalagi ada senior yang berwajah garang, berbadan tinggi yang saya ketahui bernama Deni, dan waktu itu Agus yang mendapatkan sialnya.

Deni: "Woi, Kamu.!" (Sambil nunjuk ke Agus)

Agus: "Ia kak!"

Deni: "Siapa nama kamu?"

Agus: "Nggak keliatan ya kak nama saya Dagus?!"

Deni: "Beraninya kamu, Push up 25x shit up 25x!!"

Agus: "Hah. I..iya kak". (Ia meletakan tangannya di bawah dan mulai melakukan gerakan push up Sambil mlongo dan berceloteh di hatinya)

kegiatan hari pertama MOSpun berakhir dan kami pulang bersama sambil ngobrol.

Agus: "sialan tuh senior yang tadi hukum gw, kalau bukan senior gw hajar tu orang, gw bejek kaya ayam penyet, trus gw makan, lalu gw bera**n di kali". (Salah satu sifat Agus yaitu dia suka bercanda)

Rama: "hahaha.... Emang lu berani Gus?"

Agus: "Kagak". (Dengan cepat dia menjawab)

Anton: "Jiahhhh... Ngomong aja lu Gus, nyatanya?. Wkwkwk".

Agus: "si*lan lu Ton, Kaya yang berani aja lu.!"

Anton: "ya gw gak bilang berani, tapi setidaknya gw ngomong berdasarkan fakta. Yang keren lu Ram, tadi ada senior cakep yang liatin lu terus, kayanya dia suka sama lu tuh".

Agus: "Sikattt Ram....!!"

Rama: "Buat lu aja Ton, gw gak suka cw yang lebih tua dari gw, kayanya lu suka ma tu cw, secara lu tau dia suka liatin gw, berarti lu perhatiin dia terus."

Anton: "kagak ah, gw juga sama kaya lu gak suka cw yang lebih tua".

Agus: "wkwkwk, bilang aja lu Ton gak berani deketin, secara lu kalau ngobrol ma cw lu slalu kikuk kaya orang culun, apalagi ini sama senior lu".

Anton: "hehe.. Bantuin gw dong Gus, Ram.!" (Sambil senyum lebar)

Agus: "haha.. Baru aja tadi lu bilang soal fakta, nyatanya?. Tapi tenang Ton gw bakal bantuin lu kok, apalagi soal cw, hihihi."

Rama: "Beuhhh.. Gw juga dukung banget Ton, gw pasti bantu lu juga".

Anton: "gak salah gw punya sahabat kaya kalian berdua, thanks sebelumya bro."

Rama dan Agus dengan serentak meng-iyakan Anton, kita pun pulang ke rumah masing-masing dan anton pulang dengan wajahnya yang terlihat bahagia seperti tidak sabar lagi untuk mulai PDKT sama seniornya itu.






Untuk melihat full part nya KLIK DISINI!



Komentar

  1. mantepp gannn ceritanyaa hehe
    ditunggu cerita-cerita selanjutnyaa :>

    BalasHapus
  2. Ok gan thank, next post in proses

    BalasHapus
  3. Capek gak tuh gan push up 25x sama sit up 25x :v pulang aja mending main warnet gan wkwk

    Bagus nih artikelnya, ditunggu part 2 nya

    BalasHapus
  4. Haha, pasti cape gan apalagi ni di kerjain tambah cape hati gan..

    BalasHapus
  5. hahaha.. mantap gan .. lanjutkan :v

    BalasHapus
  6. Sejatinya sahabat & cinta tidak bisa dipisahkan wkwkw

    BalasHapus
  7. Cinta terkadang tak harus memliki gan, hihi

    BalasHapus
  8. klu bisa jangan niche novel deh gan ,ntar kehabisan ide .blog novel umum nya sepi gak bisa rame

    BalasHapus
  9. Ok gan tapi sebenernya blog ini bukan blog Niche Novel, niatnya saya hanya untuk beberapa part saja.
    Mkasih atas sarannya gan.

    BalasHapus
  10. menyentuh banget ceritanya gan, jadi kangen masa-masa SMA, kangen ama temen-temen lama

    BalasHapus
  11. Ceritanya baru mulai gan :3

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Komitmen dan Konsisten. Apa perbedaan nya? Belajar komitmen dan konsisten.

Komitmen berasal dari bahasa latin commitere, to connect, entrust the state of being obligated or emotionally impelled, yang berarti keyakinan yang mengikat sedemikian kukuhnya sehingga membelengu seluruh hati nuraninya dan kemudian menggerakan perilaku menuju arah yang diyakini.          Arti konsisten menurut Webster ninth new collagiate dictionary yang di kutip oleh Toto asmara bahwa konsisten itu berasal dari bahasa latin consistere, harmony of conduct or practice with profession, ability to be asserted to gather without contradiction  atau secara umum bisa di sebut sebagai kemampuan untuk bersikap secara taat asas, satu kata dengan perbuatan, pantang menyerah, dan mampu mempertahankan prinsipnya walaupun harus berhadapan dengan resiko yang tinggi bahkan dapat membahayakan dirinya sendiri. Mereka mampu mengendalikan diri dan mengelolala emosinya dengan efektif.     Mengenal segala fakta tentang inisiatif dan penciptaan, ada kebenaran yang mend...